Manfaat Mendengarkan Musik saat Berolahraga

Manfaat Mendengarkan Musik saat Berolahraga

6 Manfaat Mendengarkan Musik saat Berolahraga

Manfaat Mendengarkan Musik saat Berolahraga dalam situasi apapun, musik dapat menjadi salah satu hiburan yang menyenangkan. Tak terkecuali saat sedang berolahraga. Ternyata, ada banyak manfaat mendengarkan musik saat olahraga, lho.

Mulai dari membangun mood, hingga membantu pemulihan setelah selesai berolahraga. Yuk, simak apa saja manfaatnya!

Berbagai Manfaat Mendengarkan Musik saat Olahraga

Kebanyakan orang mempunyai kebiasaan mendengarkan musik saat berolahraga. Bikin jadi lebih semangat, bikin suasana hati jadi lebih baik adalah alasan mengapa orang melakukan kebiasaan tersebut.

Namun ternyata, manfaat mendengarkan musik saat berolahraga dapat memberi pengaruh yang sangat baik untuk tubuh.  Berikut manfaat yang bisa didapatkan:

Membantu Pikiran Lebih Positif

Salah satu alasan mengapa begitu banyak orang mendengarkan musik saat berolahraga adalah karena memiliki sejumlah manfaat. Penelitian seputar pengaruh positif musik selama berolahraga diulas dalam makalah yang diterbitkan di Psychological Bulletin edisi Februari 2020.

Para peneliti ini melakukan meta-analisis studi musik selama latihan dan kinerja olahraga. Ditemukan bahwa mendengarkan musik selama berolahraga dapat membuat seseorang merasa lebih positif. Dibandingkan jika tidak mendengarkan musik.

Mendorong Olahraga Lebih Keras Tanpa Disadari

Musik sangat berpengaruh selama aktivitas ketahanan yang berulang. Memilih musik yang paling disukai dapat meningkatkan kinerja dan mengurangi pengerahan tenaga yang di rasakan.

Dengan kata lain, mendengarkan musik dapat membuat sesi olahraga kamu terasa lebih mudah. Juga mendorong kamu untuk bekerja lebih keras tanpa disadari.

Baca juga: 80% Alat Kesehatan di Indonesia Masih Impor

Masih belum jelas apa alasan di balik hal ini. Namun, di duga ini terkait dengan efek metronom yang dapat di miliki oleh ketukan atau tempo dari musik. Lagu yang tepat dapat membantu kamu mempertahankan kecepatan yang stabil, mengalihkan pikiran dari kesulitan latihan, atau keduanya.

Membuat Detak Jantung Jadi Stabil

Manfaat mendengarkan musik saat berolahraga lainnya adalah membuat detak jantung jadi stabil. Setelah melakukan jenis olahraga tertentu, biasanya kamu akan berdebar-debar karena detak jantung meningkat.

Nah, mendengarkan lagu bertempo lambat saat berolahraga dapat membuatmu tidak terlalu tersengal-sengal setelah selesai berolahraga. Sebab, lagu seperti ini membantu mengurangi kecepatan detak jantung hingga 90 detakan per menit. Dengan demikian, tubuh pun akan lebih cepat pulih dari efek olahraga dan bisa melanjutkan kegiatan lainnya.

Jadi Lebih Semangat

Mendengarkan musik bertempo cepat akan membuat kamu lebih semangat ketika berolahraga. Ini dapat membuat kamu jadi lebih mudah mencapai target yang di inginkan.

Meningkatkan Kekuatan

Meningkatnya kekuatan juga merupakan salah satu manfaat mendengarkan musik saat berolahraga. Saat melakukan latihan kekuatan, kekuatan genggaman dapat di tingkatkan dengan mendengarkan musik. Namun, pilihlah jenis musik yang ritme dan temponya sesuai dengan latihan.

Bantu Terhindar dari Cedera

Musik dengan tempo yang tepat dapat membantu kamu meningkatkan irama dalam berolahraga dan terhindar dari cedera. Irama yang tinggi telah di kaitkan dengan tingkat cedera yang lebih rendah pada pelari.

Irama musik ini dapat membantu mengurangi kekuatan setiap langkah kaki dan menjaga tubuh lebih selaras saat terjadi benturan.

Sebuah studi yang di publikasikan di Proceedings of the 25th Anniversary Conference of the European Society for the Cognitive Sciences of Music mencoba membuktikan hal ini.

Dengan melibatkan 26 pelari rekreasi, di temukan bahwa ketika mereka berlari ke musik antara 130 dan 200 BPM, mereka mempercepat atau memperlambat langkah kaki mereka, menyesuaikannya dengan musik.

Nah, itulah pembahasan mengenai manfaat mendengarkan musik saat berolahraga. Meski bermanfaat, pastikan untuk mendengarkan musik dengan aman, ya. Misalnya dengan mengatur volume agar tidak terlalu kencang dan berpotensi merusak telinga.